Anak - Anak Hebat, menghadapi kehilangan orang tercinta

Rumah om ku menjadi ramai dengan bermacam kesibukan, tak ada yang memerintah, seolah semua orang tahu pasti apa yang harus dilakukan oleh mereka, ada yang memasang lampu, mengambil kursi, membuat tempat mandi untuk jenazah. Ya, itulah yang terjadi ketika jenazah om ku tiba di rumahnya.

Mungkin hanya aku yang tidak tahu harus ngapain, aku hanya terpaku melihat beberapa orang sedang menggunting pakaian yang dikenakan oleh jasad omku.

Kucari adikku (anak omku), dan kutemukan dia di ruang mushola sedang mengaji, tersendat - sendat alunan surah yasin mengalun lirih dari bibirnya yang kecil. Dia masih kelas satu smk.

Aku terduduk disampingnya, isakan tangis yang tertahan sering muncul menyela alunan ayat ayat yang dibacanya, napas beratnya dan tersengal jelas terdengar olehku. Rupanya adikku berusaha untuk menahan tangisan nya.

Ingin kupeluk dia, dan kukecup keningnya, tapi aku tidak bisa melakukan itu. Tanganku kurangkulkan di pundaknya. Pelan suaraku mulai mengikuti alunan surah yasin yang dia lantunkan. Seperti hatiku yang telah tertarik ke dalam keharuan, dan mencoba mengerti apa yang sedang dia rasakan.

Aku ingin berkata pada adikku, aku akan selalu menjagamu, jangan kau bersedih adikku, lelaki gak boleh menangis. Tapi aku tidak mengucapkan itu, karena pikiranku berkata bahwa janji itu teramat berat.

Hingga aku disibukkan oleh kesibukanku, dan untuk sementara aku melupakan keadaan adikku. Jam 2 malam aku kembali masuk diruang dimana jasad om ku terbujur, kedua kakak beradik (anak omku) itu sedang mengaji menghadap jasad ayah mereka. Oh adik - adikku, sang kakak sudah tidak ada penolakan. Bahkan kami sempat bercanda ringan soal hp. Aku tidak tahu apa yang mereka rasakan sebenarnya, tapi aku senang melihat mereka tabah dan ridho terhadap kejadian yang mereka alami dalam satu babak kehidupan mereka.

Semoga kalian selalu dalam pemeliharaan Nya.

Comments

  1. Jadi berkaca-kaca... :(

    Moga amal ibadahnya diterima di Sisinya.. Dan Tuhan sediakan Singgasana surga Untuknya... Amin.

    ReplyDelete

Post a Comment