“Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha pengampun. Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat. Dan membanyakkan harta dan anak-anakmu dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula didalamnya) untukmu sungai-sungai” (QS. Nuh[71]: 10-12).

Masukkan Alamat Email Untuk Berlangganan

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

PENGEN PUNYA BLOG DOMAIN DOT COM ? KLIK DISINI SOLUSINYA

TAS SELEMPANG BATIK UNIK MEMBUAT KAMU TAMPIL BEDA, KLIK DISINI

Mahal

>> Kamis, 02 April 2009

Mahal.... yah kata mahal kadang dengan sangat gampang terucap dari bibir kita ketika kita menanyakan atau menawar suatu barang yang sedang dijual.

MAHAL.... dengan gampangnya kita melontarkan kata itu ketika si penjual menyebutkan nominal harga yang mereka tawarkan.... padahal kita tidak tahu bagaimana perjuangan penjual itu ketika misalkan saja barang itu adalah barang buatan sendiri, terus kemudian kita padahal tidak tahu bagaimana seharian itu misalkan hanya beberapa orang yang menghampirinya dan membeli barang dagangannya atau , tidak ada sama sekali orang yang membelinya.

Ya.. dengan sangat enteng kita bisa bilang Mahal.... Mahal... dan Mahal.... tidak adakah kata yang lebih enak di dengar selain kata "Halah Larang banget to"

(nah.. sampai disini saya kesulitan untuk menutup postingan saya kali ini... Beneran, Ayo dunk bantu kalau ada yang mau bantuin saya buat artikel penutupnya, alias kesimpulan dari artikel saya yang saya kasih judul mahal tersebut di atas :) Hahahahahaha )

1 komentar:

bunda azka Kamis, April 02, 2009  

hehe...
mahal itu expensive aliaz luarang tenan hihi..
becanda :P

Poskan Komentar

Random Artikel

  © Blogger template Webnolia by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP